Masalah dari baterai lithium adalah overcharge. meskipun di laptop-laptop sekarang ada intelligent circuitnya yang stop charging setelah baterai penuh, namun saat baterai sudah berkurang lagi (karena sambil dipakai) akan otomatis charge lagi hingga penuh lagi, dan akan terus berulang. saat sirkuit pemutus charge otomatis bekerja (memutuskan aliran listrik charge karena udah penuh, lalu otomatis mengisi lagi saat baterai udah tidak full), mengisi baterai dari 90% ke 100% itu dianggapnya sama saja dengan mengisi dari 1% ke 100% atau 20% ke 80%, Jadi disini intelligent charging circuit malah jadi bumerang…

saat baterai di charge dan di pakai secara bersamaan, panas yang dikeluarkan akan lebih besar karena ada 2 buah kondisi proses energi. panas yang dihasilkan bisa hampir gak kerasa sampai kerasa banget tergantung tipe laptop, padahal kita tahu panas berlebih adalah salah satu musuh utama dari perangkat elektronik, termasuk laptop…

kalau memang ingin dipakai untuk waktu yang lama lebih baik tidak usah pake baterai… pake laptop yang listriknya dihubungkan ke UPS biar aman… pas lagi travel baru dipasang lagi tuh baterai…

jangan lupa gunakan kipas pendingin laptop tambahan yang banyak dijual dipasaran untuk menjaga suhu laptop saat bekerja dalam waktu yang lama…